Meski nanti tak ada Pilkada serentak, Bawaslu Bondowoso, tetap melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif, kepada generasi muda, yakni siswa SMA/SMK sederajat.

Bahkan Bawaslu Kabupaten Bondowoso menggelar sosialisasi pada beberapa pihak sekolah, di aula Kantor Bawaslu, Jalan Santawi

Dalam kesempatan itu, Bawaslu telah menandatangani nota kesepapahaman (MoU) dengan Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso-Situbondo dan Kemenag.

Ketua Bawaslu Bondowoso, Mohamad Makhsun, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah disekapati oleh Cabang Dinas Pendidikan Bondowoso.

“Ya kali ini kita sosialisasikan hasil MoU pada pihak sekolah. Selain itu, kami juga menyiapkan pendampingan pemilihan OSIS (Pemilos) di sekolah-sekolah,” paparnya.

Pendampingan Pemilos kata dia, ada dua model. Pertama, pendampingan langsung. Bawaslu Bondowoso akan mendapingi penuh saat pelaksanaan pemilihan di sekolah.

“Kalau pendampingan tidak langsung ini nanti kita undang pengurus OSIS yang akan melaksanakan Pemilos, saat ada Pemilos di sekolah lain,” jelasnya.

Namun, sebelum pelaksanaan pendampingan Pemilos, akan dilakukan pelatihan kepemiluan dasar untuk pelajar (PKD-P) yang akan dilaksanakan di akhir September.

“Pesertanya nanti waka kesiswaan, pembina osis, dan pengurus osis. Insyaallah nanti dilakukan secara daring, karena masih pandemi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SMAN 2 Bondowoso, Jarimin mengaku siap untuk menindaklanjuti MoU tersebut dalam pendampingan Pemilos.

“Tapi sebelum dilakukan Pemilos, kami akan menentukan terlebih dahulu sekolah dampingan induk dan sekolah lain sebagai penggabung,” ucapnya singkat.

Untuk informasi, adapun MoU yang disepakati oleh Bawaslu Bondwoso dan sejumlah sekolah yakni, sosialisasi prinsip-prinsip pemilih pertisipasif. Kedua, pendampingan pemilihan ketua osis dan program Bawaslu mengajar.

Sumber : https://bondowoso.bawaslu.go.id/?p=1620